Apakah kamu seringkali diberi pekerjaan rumah oleh sekolah? Tetapi sobat bingung untuk mengerjakannya? Sebenarnya ada beberapa cara untuk mengerjakan peer tsb, termasuk dengan belajar kelompok. Di samping itu, menemukan jawabannya di situs online bisa menjadi cara pilihan sekarang ini.
Btw, kami sudah mempunyai 2 kunci jawaban atas bahasa Japan nya aku cinta kamu?. Monggo pelajari cara mengerjakannya selanjutnya di bawah ini:
Bahasa Japan Nya Aku Cinta Kamu?
Jawaban: #1:Jawaban:
Watashi wa anata o aishiteimasu
Jawaban: #2:Jawaban:
Di Jepang, mengatakan "aku cinta kamu" cukup sangat berbeda. Terjemahan harfiah dari "Aku cinta kamu" dalam bahasa Jepang adalah "Ai shiteiru". Namun, "Ai shiteiru" jarang digunakan. Mengatakan cinta di Jepang dinyatakan dalam berbagai tingkatan.
1. Suki
Secara harfiah, "Suki" berarti menyukai atau menggemari. Hal ini digunakan untuk mengungkapkan kesukaan Anda terhadap sesuatu (benda, makanan, hobi, dll). "Ringo ga suki" (saya suka apel), "Sakka ga suki" (saya suka sepak bola), "Nihon ga suki" (saya suka Jepang). Jika Anda bertemu seseorang dan Anda pikir Anda menyukainya atau tidak, mungkin Anda akan mengatakan "Kanojo ga suki" (saya suka dia), "Kare ga suki" (saya suka dia). Ungkapan ini sangat biasa disukai dan bisa digunakan pada tahap pertama berkencan.
2. Daisuki
"Dai" berarti besar dan "suki" berarti suka, oleh karena itu makna harfiah dari "daisuki" adalah sangat suka. Dalam bahasa Inggris, kita mungkin mengatakan "Aku tergila-gila dengan anime", dalam bahasa Jepang yaitu "Anime ga daisuki". Ini adalah tahap yang lebih tinggi dari istilah "suki" yang lebih santai. Penting untuk ditunjukkan bahwa "daisuki" juga berarti "aku cinta kamu". Sebenarnya, "daisuki" lebih sering digunakan oleh pasangan untuk mengekspresikan cinta mereka daripada "ai shiteiru".
3. Ai shiteru
"Ai" (cinta) dianggap sebagai kata yang sangat spesial di Jepang. Begitu istimewa, seperti kimono berharga dan mahal yang diwariskan oleh nenek moyang. Begitu istimewanya sehingga sebaiknya Anda tidak menggunakannya setiap hari. Ini hanya digunakan untuk beberapa kesempatan penting. "Aishiteiru" jarang digunakan, seperti memakai kimono, hanya dipakai di acara yang sangat penting. Kata-kata ini digunakan dengan sangat hati-hati agar tidak merusak keasliannya. Jadi, ketika orang Jepang mengatakan "ai shiteiru", itu berarti mereka sangat serius, sangat nyata, sering dikatakan secara pribadi dan bukan di depan umum. Itulah mengapa mereka lebih suka mengatakan "daisuki" untuk (mungkin) menjaga arti cinta sejati dan tidak kehilangan maknanya. Apakah Anda setuju?
Catatan Khusus:
Ketika seorang ingin menjadikan orang yang disukai sebagai kekasih, ia mungkin tidak mengatakan "daisuki", namun akan mengatakan "tsukiate kudasai" (jadilah pacar saya/ mari berkencan dengan saya.)
Itulah cara menyelesaikan mengenai pertanyaan di atas yang dapat kami ulas, semoga bisa membantu!
Silahkan di-bookmark dan infokan ke teman-teman lainnya ya ...
Disclaimer: Tiada gading yang tak retak, menggunakan berbagai referensi akan lebih baik.
Posting Komentar